#KKN6

Minggu, 28 Juli 2019

H-1 menuju satu minggu aku di sini.

Sudah banyak cerita, sudah banyak kata yang ku tata pada beranda blogku ini. Dan ini adalah hari di mana aku bicara di depan warga secara formal, membawakan sebuah tema tentang larangan ghibah.

Acara dadakan pengajian kedua. Lebih terasa lebih mengagetkan, bagaimana tidak terasa dadakannya, aku tiba-tiba diminta mengisi kultum. Datang paling terlambat dari jadwal, baru bangun tidur dan mandi, teman-temanku sudah berjejer rapi di sana tapi tidak ada yang bergerak maju. Iya, mereka tau aku telah mempersiapkannya untuk kultum dipengajian dua hari lalu, tapi tetap saja nyawaku belum terkumpul benar. 

Ini pengabdian masyarakat, siap tidak siap aku terpaksa haha. Sungguh, benar-benar terpaksa meski jauh dalam hatiku memang menginginkan kesempatan ini. Tema berjudul “Larangan Mengghibah”  yang ku sampaikan ini ku sesuaikan dengan ibu-ibu sebagai audiencenya. Ada dua ayat yang akan ku sampaikan, naasnya ayat pertama aku lupa hoho. Mengundang tawa ibu-ibu karna kejujuranku mengatakan kegugupanku bicara di depan mereka.

Untung saja aku bukan tipe pemalu, hingga kesalahan pertama ku lupakan dengan memperlancar bacaan ayat kedua. Semuanya berjalan baik, meski kultumku tidak terlalu baik, tapi memberanikan diri diwaktu terdesak dan menjadi pilihan adalah tanggung jawab.

Terakhir, kami mengisinya dengan mengobrol  bersama Ibu Sufi, yang bercerita tentang anaknya yang kuliah di Sudan. Berkaca-kaca ketika mengakatan ia kesepian ketika berada di rumah. Mungkin ibuku pula merasakan hal yang dirasakan Bu Sufi, kesepian karna 3 anaknya tidak ada satupun yang menetap di rumah. Merantau, demi pemahaman pengetahuan yang dalam.

Kembali pada cerita pengabdian masyarakatku, aku tak ingin menangis mengingat ibuku. :")

Malam harinya, aku menyambangi rumah Pak Kaur. Beliau adalah orang penting di tempat ini, sebab itu sering kami sambangi untuk bercengkrama membahas hal-hal ringan, atau program kerja yang akan kami jalankan selama di sini.

Tentu saja, sembari diisi band keroncong kepunyaan beliau.

Ini menuju hari ketujuh di sini, entah hari ke berapa tak pulang ke rumah, apakah ibu dan ayahku kesepian di rumah? 

Related Posts:

0 Response to "#KKN6"

Post a Comment