Menjadi Manusia Paling Bahagia Bersama Rumah Psikologi Anisa

Selamat, Siang atau malam. Semoga kita selalu selamat.



Hallo gaes, gimana kabarnya?
Semoga yang sehat semakin produktif dan yang sakit segera sehat.

Magang di sekolah menengah pertama adalah rutinitasku hampir satu bulan ini, selain menulis skripsi dan bermain games yang sedang aku gemari. Diakhir pekan aku selalu mencari event tuk sekedar melepas penat dengan sesuatu yang bermanfaat.

Salah satunya adalah sharing bersama Rumah Psikologi Annisa. Temanya tentang berpikir positif  dan kebersyukuran . Mungkin temanya terlalu klise karna bersyukur dan berpikir positif adalah suatu tindakan yang kerap kita dengar memang harus dilakukan.

Gaes, ternyata kutemukan sesuatu hal yang berbeda diacara ini, karna kita tak hanya sekedar mendapat pengetahuan tapi juga pemahaman. Pemateri yang dihadirkan adalah seorang psikolog muda, Ibu Cindani Kusuma, M.Psi., Psikolog serta Kak Reinaldy Aulia, seseorang dibalik akun The.Kahfi yang kerap berbagi kalimat penyemangat, salah satu pegiat literasi dan pendidikan di Lampung.

Kak Reinaldy Aulia, Ibu Cindani Kusuma, M.Psi., Psikolog dan Ali serta CEO Rumah Psikologi Anisa, Ibu Anisa  Rahmanita, M.Psi., Psikolog.


Seperti biasanya, ketika pergi sendiri dari kosan teman setia perjalananku adalah Abang Ojol. Sesuai jadwal yang tertera acara dimulai jam 8.30, namun sedari jam 07 aku sudah bersiap untuk berangkat ke lokasi. Tak ingin mendapat posisi duduk di belakang, tak ingin tertinggal karna waktu yang dispelekan.

Lokasi diadakannya sharing kali ini adalah di Kedatun Keagungan, sebuah rumah budaya yang dibangun untuk pelestarian adat Lampung berlokasi di Jl. Sultan Haji, No. 45, Sepang Jaya, Kedaton, Bandar Lampung.



Acara dimulai tepat jam 09, setelah hampir seluruh peserta hadir. Materi yang disampaikan menurutku sangat menyentuh, sebab permasalahan yang dibahas dihadapkan pada realita yang ada. Di antaranya dibahas problem solving untuk insecurity yang kerap dialami terutama remaja saat ini. Gak percaya diri karna ngerasa gak cantik atau ganteng, penampilannya yang gak sekeren temennya, sampai pada akhirnya merasa diri kita gak layak untuk untuk mendapatkan sesuatu yang sebenarnya kita inginkan. Hingga sadar gak sadar akan menjadi hambatan kita dalam hidup.

Sharing kemarin benar-benar berpengaruh banyak sama pola pikirku yang punya insecure tersendiri sebab pengalaman-pengalaman kurang menyenangkan dalam hidup. Mengakuinya atau tidak, rasa insecure kita juga hadir karna kita kurang bersyukur serta tidak mampunya kita berpikir positif atas kejadian yang diri kita alami hingga membuat kita sulit bahagia.

Meski mungkin kita sendiri tidak tau apa definisi dari bahagia itu sendiri.
Apakah dengan mencapai semua impian alam hidup?
Tapi bukankah selalu ada kekecewaaan didalamnya ketika ada kegagalan yang terjadi?
Versi orang lain bahagia mungkin bisa dengan bekerja sesuai hobinya, duduk-duduk santai minum kopi tanpa takut terlambat masuk kerja. Atau untuk sebagian orang lain, menjadi guru honorer, punya anak banyak dan istri yang sholehah sudah lebih dari cukup untuk sekedar membahagiakan.
Bahagia versi ibu rumah tangga, mungkin dengan melihat anak-anaknya sukses dan hidup bahagia adalah kebahagiaan baginya.

Lalu untukmu, apa definisi bahagia itu sendiri?

Apakah kamu sudah bahagia?


Ibu Cindani Kusuma, M.Psi., Psikolog Menyampaikan Materi

Pemateri pertama adalah Ibu Cindani, beliau fokus pada teknik berpikir positif yang bekaitan dengan kebersyukuran yang merupakan langkah untuk menjadi manusia paling bahagia. Beliau mengutip kalimat McCulloguh dkk, bahwa orang yang memiliki rasa syukur tinggi cenderung memiliki tingkat emosi negatif yang rendah. Meski sebenarnya gaes memang berpikir negatif juga gak selalu negatif yaa, tetap saja semua hal memiliki manfaat. Manfaat pikiran negatif yaitu membuat seseorang memiliki sikap antisipatif dan berpikir kritis, namun hal ini akan jadi masalah ketika pikiran negatif tersebut sudah dominan, sebab seseorang akan mengalami kecemasan.

Nah, bagaimana cara menghilangkan pikiran negatif dalam hidup kita, di antaranya kita bisa menggunakan rumus STOP.

Apa itu rumus STOP?

S = Say The Word Stop

Ketika pikiran irasional kita tentang insecure kita muncul, coba hentikan. Begini, insecure itu muncul karna kita terlalu melihat kekurangan kitakan? hanya satu atau dua kekurangan saja. Coba kita ingat minimal tiga kelebihan kita ketika pikiran negatif dan insecure kita hadir.

Adil gak sih kita jahat sama diri kita hanya karna satu kurangnya kita?

T = Take A Break Relaksasi

Untuk kalian yang gak pernah relaksasi, kalian bisa praktek yaa. Caranya cukup dengan menutup mata, menarik napas dari hidung dan sebelum mengeluarkan dari mulut tahan dulu di dada.

Ulangi seminima-minimalnya 3x sehari, relaksasi ini penting karna kadang kita lupa bernapas dengan cara yang sehat. Jadi tidak heran ketika kita marah, semua mengganjal di dada membuat sesak. Coba praktek yaa, rasanya kita akan lebih nyaman dan tenang apalagi disaat situasi kita lagi kacau.


O = Focus On The Outcome

Fokus sama tujuan kita, nikmati fase-fase keberhasilan akan suatu hal  yang telah kita raih dan jangan rusak dengan hal-hal kecil. Kegagalan yang kita rasakan semakin dalam karna terkadang kita terlalu menjadikan respon orang lain sebagai patokan menjalankan hidup. Jadi, abaikan.

P = Praise Your Self

Puji dirimu sendiri. Kita pantas dicintai, setidaknya oleh diri kita sendiri. Puji diri kita, ucapkan terimakasih dan sesekali berikan reward atas usaha yang telah kita lakukan.



Kak Reinaldy Aulia mengisi materi yang kedua


Acara sharingpun dilanjutkan oleh Kak Rei. Beliau lebih banyak menceritakan tentang keajaiban-keajaiban bersyukur dan berpikir positif yang beliau alami sendiri dalam hidupnya. Sehingga menyebut bahwa itu semua adalah magic. Beliau bercerita dengan bersemangat, sebab keajaiban-keajaiban diluar nalarnya yang membuat hidup tenang dan bahagia hingga saat ini.

Sempat mendapat kesempatan pergi ke luar negeri untuk pertukaran pelajar di Kanada membuatnya merealisasikan rasa syukurnya dengan tidak ingin menjadi seorang pegawai melainkan harus menyediakan lapangan pekerjaaan untuk banyak orang.

"Saya udah sampai ke luar negeri, tidak semestinya saya menjadi pegawai. Seharusnya, saya yang menciptakan lapangan pekerjaan" Kurang lebih, begitulah ungkapan beliau. Saat ini, selain aktif disosial media sebagai a man behind the kahfi, beliau juga memiliki brand pakaian syar'i dengan nama tersebut. Bahkan demi mempertahankan keputusannya itu, ia rela melepas gelar sarjana teknik elektronya dengan tidak melanjutkan pendidikannya.

"Kalau saya punya ijazah, ketika saya bangkrut. Maka saya punya pilihan, dengan melamar kerja. Maka saya putuskan untuk melepas gelar akademik saya." Ungkapnya.

Jika kusimpulkan bahagia melalui bersyukur dan berpikir positif versi Kak Rei, beliau mengemasnya dengan beberapa hal, di antaranya :

1. Tulis kebaikan yang terjadi padanya satu hari penuh, sebagai langkah agar kita menyadari bahwa banyak kebaikan yang harusnya membuat kita bersyukur dan berpikir positif
2. Membuat tantangan untuk diri sendiri sebagai manifestasi dari rasa syukur kita, semisal menyapa semua orang yang kita temui, mengucapkan terimakasih pada semua hal yang kita sentuh, serta hal lainnya.
3. Tidak terlalu mencintai dunia dan tidak menggantungkan diri kepada apapun kecuali Allah.

Selama sharing berlangsung, kami juga berkesempatan mengisi beberapa worksheet, ada tiga worksheet. Worksheet terakhir bener-bener membuat hati saya teriris. Jika ingin ikut mengisi, boleh juga ya siapkan pena dan kertasnya. :)


Worksheet pertama tentang merubah pikiran negatif ➡ positif.
1. Pikiran negatif apa yang sering muncul?

2. Pikiran negatif ini apakah benar? jika tidak kenapa?

3. Bisakah kamu menggantinya dengan pikiran yang positif?

4. Jika seseorang yang kamu sayang, memiliki pikiran negatif yang sama denganmu. Apa yang akan kamu sampaikan kepadanya?



Worksheet kedua tentang hebatnya berpikir positif
1. Saya hebat dalam hal..

2. Pikiran positif yang muncul minggu ini..

3. Saya bangga karna saya..

4. Orang tua, guru, dan lingkungan berpikir bahwa saya..



Workseet ketiga tentang alasan saya bersyukur
1. Saya bersyukur tentang keluarga saya karena..

2. Hal atau situasi yang terjadi minggu ini adalah...

3. Saya bersyukur bahwa saya berteman/menjalin hubungan dengan ... Karna ...

4. Saya bersyukur karna sesungguhnya saya...

5. Sesuatu yang konyol dalam diri saya yang membuat saya bersyukur...

6. Hal lain yang membuat saya bersyukur..


Gaes, ternyata berpikir positif dan bersyukur adalah pondasi kita dalam menjadi manusia paling bahagia. Bagaimana kita akan tenang jika dalam pikiran kita selalu hal-hal yang negatif yang kita tanam. Bagaimana kita akan hidup nyaman, jika kita tidak bersyukur hingga merasa selalu kurang. Bagaimana Allah membuat kita hidup bahagia, jika ketika kita bahagia kita melupakannya.

Selalu libatkan Allah dalam segala aktivitas kita. :")


Seluruh Peserta Workshop Kebersyukuran dan Teknik Berpikir Positif


Untukmu yang menatap lekat kata, penulis yang baik adalah pembaca. Terimakasih telah berkunjung, semoga bermanfaat.

Related Posts:

25 Responses to "Menjadi Manusia Paling Bahagia Bersama Rumah Psikologi Anisa"

  1. Baru tau kalau pikiran negatif bisa termasuk hal positif, sharingnya bikin menyelami tentang diri sendiri ya. Worksheetnya aku terapin dan jawab juga mbak. Makasih yaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak, semua hal diciptakan pasti ada hal positifnya termasuk pikiran negatif. Hohoho

      Delete
  2. Siap catat !
    Tingginga berfikir positif membuat emosi negatif semakin rendah. Terima kasih. Sangat bermanfaatπŸ€—πŸ‘

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mari bersyukur agar pikiran negatif jauh2 πŸ˜†

      Delete
  3. Asyik banget nih. Ternyata memang praktiknya tak sesederhana teori ya. Dengan workshop begini, langkah2nya jadi terasa lebih jelas dan strategis

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, sering dengar kata bersyukur dan berpikir positif tp sayapun baru tau ada cara2nya utj melakukan itu.

      Delete
  4. Workshopnya seruuu! Sarat faedah dan semoga kita semua bisa ambil hikmah dari apa yg disampaikan pemateri. Btw, venue acaranya keren bgt ya Mba. Pengin bisa main ke sana
    --bukanbocahbiasa(dot)com--

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak, acaranya emg keren. Venuenya gak kalah, rumah adat lampung.yuk mampir kesini, kusiap jadi guide. πŸ˜†

      Delete
  5. wow workshop keren

    Semoga semakin banyak workshop seperti ini.

    Karena mereka yang berpikir positif akan memberi manfaat bagi banyak orang

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mari ikut2 berpikir positif agar memberi manfaat juga πŸ˜†

      Delete
  6. setuju banget dengan quotes nya..selalu libatkan Allah dalam segala aktivitas kita :)

    dan tentunya jangan lupa untuk selalu berfikir positif dan selalu bersyukur :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, karna bersyukur dan berpikir positif beriringan dengan melibatkan Allah dalam kehidupan kita. πŸ’™

      Delete
  7. Aku kok nggak diajakin Ayu ada workshop begini keren. Pundung aku tu.

    Btw, baru tahu kalau negatif thinking ada manfaatnya juga ya. Alhamdulillah��. Tapi kudu dikontrol mungkin ya. Aku tertarik nih dengan rumus stopnya terutama bagian yang take a deep relaxasi. Thank ya sharingnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waah, nanti tak kabar2in yaa mbak. Aku juga berangkat sendiri padahal huhu.

      Iya mbak akupun mendapat banyak pemahaman baru diacara ini. Termasuk uang relaksasi. πŸ’™

      Delete
  8. Sayangnya di masyarakat kita masih kuat mindset kalo kerja tuh ya jadi pegawai. Dagang? Kerja apaan tuh? Nulis? Itu buat amal jariah, bukan kerja. Begitulah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya benar mbak, itu sempat saya tanyakan sama kak rei mengenai fonemona tersebut. kalo gak salah beliau blang, tidak ada yang perlu kita pedulikan kecuali perintah Allah. Bahkan ketika memutuskan untuk bisnis beliau juga sempat kesulitan mengomunikasikan dgn orang tuanya, perlu perlahan dan lrmah lembut.Namun sering berjalannya waktu orang tuanya justru mendukung beliau.

      Delete
  9. Emang yg benar itu bersyukur untuk bahagia ya
    Klo aq slalu berusaha nulis jurnal syukur tiap harinya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah mantap nih mbak, seperti apa mbak jurnalnya mbak? Barangkali bisa ku praktekan juga heheπŸ˜†

      Delete
  10. Senengnya bisa ikut acara beginian ya mbak. Baca worksheetnya, saya kok auto terharu yaa. Jadi pingin ikutan juga acaranya. Hikz :(ada

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak, peserta pun pada baper pas acara. Terlebih ketika mengisi worksheetnya banyak yang tersentuh, merasa diri belum bersyukur padahal memiliki banyak hal.

      Delete
  11. Wah aku ingin ikutan kegiatan seperti ini biar selalu bisa berpikiran positif. Selama ini soalnya mudah sekali terkontaminasi pikiran negatif. Mau deh aku coba ketiga worksheet nya biar mencoba untuk punya pikiran positif.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayok mbak isi worskheetnya, insya Allah bermanfaat. πŸ™‚

      Delete
  12. Aih setuju banget dengan tulisannya... Bersyukur itu bikin kita bahagia ya... Dalam Islam hidup itu hrs selalu bersabar dan bersyukur...cukup dua itu..hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak, sebenarnya islam sudah lbih dulu mengajarkan ilmu apapun, termasuk ilmu psikologi tntg kebersyukuran dan berpikir positif ini.

      Delete
  13. numpang promote ya min ^^
    Ayo segera bergabung dengan saya di D3W4PK
    hanya dengan minimal deposit 10.000 kalian bisa menangkan uang jutaan rupiah
    ditunggu apa lagi ayo segera bergabung, dan di coba keberuntungannya
    untuk info lebih jelas silahkan di add Whatshapp : +8558778142
    terimakasih ya waktunya ^.^

    ReplyDelete