3 Jenis Penerbit Buku Serta Kebijakannya


Yukkata.com - Ada beberapa jenis penerbit buku yang memiliki kebijakan yang berbeda-beda, mulai dari segi fasilitas hingga pemasarannya.

Proses penerbitan disetiap jenis penerbitan buku juga berbeda tentunya, ada penerbit yang menerima naskah dengan proses seleksi yang lama.

Namun ada juga penerbit yang langsung meminang naskahmu dengan cepat, dan proses penerbitan yang singkat.

Berikut 3 jenis penerbitan yang harus kamu ketahui sebagai penulis!


1. Penerbit Mayor

Siapa yang tidak tahu toko buku gramedia yang tersebar hampir diseluruh titik di Indonesia. Toko buku ini adalah milik penerbit gramedia yang merupakan salah satu penerbit mayor. 

Penerbit mayor cenderung memiliki kebijakan yang ketat dalam menerima naskah, sebab mereka memiliki jangakauan yang lebih luas dari jenis penerbitan lain. 

Kebijakan yang dibuat penerbit mayor paling cepat menginformasikan lolos tidaknya naskahmu dalam waktu secepat-cepatnya 2-3 bulan.

Bahkan jika selama rentang waktu tersebut tidak ada informasi apapun, maka naskahmu dianggap ditolak.

Ada beberapa penerbit mayor yang mengembalikan naskahnya kembali pada penulis, namun tidak sedikit yang membuangnya begitu saja. 

Setiap penerbit, baik itu mayor, minor atau kerja sama memiliki aturan yang berbeda-beda dalam pemilihan naskah.

So, kalau kamu ingin terbit di sebuah penerbit, kamu harus memahami dulu jenis-jenis naskah seperti apa yang diterima dipenerbit mereka.

2. Penerbit Indie (Self Publishing)

Penerbit indie sangat berbeda dengan penerbit mayor. Penerbit ini cenderung mengurus segala keperluan penerbitan sendiri, mulai dari layout, editing, bahkan hingga memasarkan karya penulisnya.

Hal-hal di ataslah yang membuat buku yang terbit di penerbit indie ini dicetak berdasarkan pesanan. 

Namun dibandingkan penerbit mayor, penerbit indie lebih cepat dalam proses penerbitan. Proses penerbitan tidak akan memakan waktu berbulan-bulan seperti penerbit mayor.

3. Penerbit Vanity 

Penerbit vanity  memiliki beberapa kesamaan dengan penerbit indie. Seperti halnya terbit berbayar, meski ada juga penerbit indie yang menerima naskahmu gratis, dengan fasilitas yang tak kalah dari penerbit mayor. 


Penerbit vanity ini memang juga seperti penerbit mayor dalam hal badan penerbit. Mereka mengelola segala keperluan proses penerbitan, hanya saja fasilitas yang diberikan mesti dibayar penulis sesuai harga yang ditentukan.

Jadi, kira-kira jenis penerbit apa yang cocok untuk karyamu? 

Related Posts:

0 Response to "3 Jenis Penerbit Buku Serta Kebijakannya"

Post a Comment