Ini Dia Kesalahan Penulis Ketika Membuat Buku dan Cara Mengatasinya!


Yukkata.com-Kesalahan ketika membuat buku kerap dialami oleh para penulis, tidak terkecuali yang pemula atau yang sudah senior dalam dunia literasi. 

Hal ini tentu akan jadi masalah besar, jika dialami penulis dalam jangka panjang. Apalagi jika si penulis tidak peka akan kesalahan yang ia buat.

Kesalahan Penulis Ketika Membuat Buku dan Cara Mengatasinya!


1. Terlalu Berfokus Pada Uang 


Uang memang bisa menjadi salah satu motivasi yang kuat untuk seseorang melakukan sesuatu, tidak terkecuali menulis buku. 

Namun uang juga tentu akan menjadi bumerang, jika hasil yang didapatkan tidak sesuai harapan. Untuk penulis mungkin bisa terjadi ketika buku yang dibuat tidak laku dipasaran.

Pada akhirnya, si penulis akan frustasi sendiri dan berhenti menulis karena uang yang didapat tidak sesuai ekspektasi. 

Oleh sebab itu, bagi para penulis. Penghasilan yang kita dapat dari menulis buku pada hakikatnya dapat kita takar sebelum menerbitkan. 

Dapat kita lihat dari seberapa profesional kita, seberapa baik personal branding kita sebagai penulis, dan seberapa banyak pembaca kita pada platform menulis.

2. Takut dikritik 

Ketakutan ketika mendapat kritik menjadi kesalahan fatal si penulis ketika membuat buku. Berfokus pada asumsi orang atas naskah yang ia buat dengan sepenuh hati. 

Terlalu memikirkan pendapat pembaca, ketika memberi kritik dan komentar-komentar adalah kesalahan penulis yang cukup menghambat si penulis ke depannya. 

Untuk penulis yang takut dikritik,  ia harusnya menyadari bahwa  karya yang terbit adalah milik publik. Kita tidak dapat mengatur apa yang keluar dari mulut orang lain, tapi kita dapat mengatur hati kita untuk lapang dan menjadikan kritik sebagai ajang bertumbuh.

3. Menulis Tema yang Tidak Dikuasai


Poin ini rasanya hampir dialami semua penulis, terlebih penulis pemula. Menulis buku dengan tema yang tidak dikuasai. Hanya mengawang-awang dan pada akhirnya hanya akan membuat naskah tidak selesai. 

Sebenarnya, hal ini sah-sah saja dilakukan penulis ketika membuat buku jika didukung dengan riset. Bukan riset asal-asalan, sebab tereliye saja melakukan riset untuk satu naskahnya selama 9 bulan. 

Itu kenapa, untuk penulis apalagi penulis pemula lebih baik menulis buku dengan tema yang memang dikuasai, sehingga tidak perlu melakukan riset-riset lagi. 

4. Tidak Membaca Buku 

Tentu teman-teman pernah mendengar atau membaca sebuah kalimat ...

"Penulis yang baik adalah seorang pembaca"

Membaca dan menulis diibaratkan seperti sepasang suami istri. Bagaimana bisa lahir sebuah buku jika dalam proses menulis buku si penulis tidak memiliki banyak kosa kata karena tidak suka membaca. 

Jadi, mulai dari sekarang. Mari budayakan membaca dimulai membaca buku dengan genre yang kamu sukai!

5. Ingin Menulis Buku yang Sempurna

Pada hakikatnya, manusia memang ingin menjadi dan membuat yang terbaik. Namun harusnya kita memahami kalimat tidak ada yang sempurna, termasuk buku yang kita buat. 

Tidak sedikit, penulis yang ketika bukunya terbit membaca kembali bukunya lalu menyadari beberapa kesalahan yang ia buat dalam naskah tersebut. 

Kesalahan ini, terkadang menjadi alasan penulis larut dalam pembuatan naskah. Menulis, mengedit, menulis, mengedit, hingga ia jenuh dengan naskahnya sendiri karna kesempuraan yang ia cari. 

Untuk kamu yang sedang menulis buku dan ingin menerbitkannya, yuk hindari kesalahan-kesalahan di atas. Agar tulisanmu semakin baik ke depannya!

Related Posts:

0 Response to "Ini Dia Kesalahan Penulis Ketika Membuat Buku dan Cara Mengatasinya!"

Post a Comment