Thursday, March 4, 2021

Berhenti Overthinking! Ini Dia 7 Cara Berdamai dengan Diri Sendiri!

Ilustrasi Gambar Berdamai dengan Diri Sendiri/Pexels/Ariel Prajatama

Yukkata.com - Memang bukan hal mudah bagi kebanyakan orang untuk berhenti overthinking sebab belum menemukan cara untuk berdamai dengan dirinya sendiri.

Menerima diri dengan lapang, memaafkan segala kurang, dan mampu terus berjalan tanpa menyalahkan diri sendiri menjelang lelap setiap malam. 

Tentu menyakitkan rasanya, jika tidak dapat berdamai dengan diri sendiri berlangsung lama tanpa tahu langkah yang tepat untuk mengatasinya. 

Berdamai dengan diri sendiri memang bukan perkara mudah, tapi tentu bukan berarti tidak bisa dilakukan. 

Overthinking sendiri, saat ini diartikan sebagai seseorang yang kerap memikirkan segala hal secara berlebihan, mengkhawatirkan hal-hal spele hingga permasalahan besar yang telah terjadi.

Hingga berdampak pada kesehatan mental sebab kerap menyalahkan diri sendiri atas semua salah dan kegagalan yang terjadi, berpotensi memicu stres dan penyakit psikologis lainnya bahkan juga penyakit fisik. 

Nah, penyebab overthinking ini juga biasanya banyak dipengaruhi oleh kesulitan seseorang berdamai dengan dirinya sendiri. 

7 Cara Berdamai dengan Diri Sendiri

Oleh karena itu yukkata.com melansir 7 cara berdamai dengan diri sendiri, untuk membantu kamu yang belum bisa berdamai hingga saat ini. Simak selengkapnya sebagai berikut!

1. Sadari, bahagia dan kecewa adalah siklus hidup

Coba renungkan, apakah selama hidupmu hanya dipenuhi kekecewaan saja? 

Atau, adakah orang yang selama hidupnya selalu bahagia tanpa ada sedihnya?

Tentu jawabannya tidak ada. Sebab bahagia dan kecewa adalah siklus hidup. Jika sekarang kamu sedang bersedih, jangan takut sebab bahagia sudah pasti akan datang selepasnya.

Atau jika saat ini kamu sedang bahagia, maka jangan terlena sebab masalah bisa hadir dari mana saja tanpa bisa kita tebak. 

Jangan terlalu larut, sebab hidup tidak berjalan hanya di tempat.

2. Luangkan Waktu untuk Sendiri

Kita kerap kali memutuskan segala hal dengan cepat, tanpa proses pemikiran yang panjang dan tanpa pertimbangan yang matang. 

Meluangkan waktu untuk sendiri dan memanfaatkannya untuk meditasi, berdoa, atau muhasabah barangkali bisa membuat menyadari banyak hal bisa kita lalui lebih baik, jika saja bisa berdamai dengan diri kita sendiri.

Barangkali, ketika sendirian kita dapat melihat jauh ke dalam sana. Bertemu diri kita dan apa yang sebenarnya benar-benar kita harus lakukan. 

3. Jangan Menahan Seseorang Terlalu Kuat

Seseorang yang ingin bertahan, ia akan bertahan dengan sendirinya. Seseorang yang pergi, tak akan peduli seberapa kuat kita menahan mereka.

Jadi, nikmatilah hidupmu dengan mengurangi kekhawatiran terhadap kehilangan. Seseorang yang ditakdirkan tetap berada di hidupmu maka ia akan di sisimu selama kau menghirup napas. 

4. Buang Jauh Kebiasan Perfeksionis 

Seseorang yang perfeksionis biasanya tidak dapat melihat celah kecil berupa salah, semua pekerjaan harus dilakukan sempurna tanpa cacat. 

Biasanya, jika terdapat hal-hal yang kurang akan membuat diri tak tenang. Berpikir mengenai hal tersebut berlarut-larut. 

Baca Juga: Dampak Positif Tiktok Bagi Kesehatan Psikologis

Mulai sekarang tanamkan dalam diri ...

Tak apa, jika dirimu dan apa yang kamu lakukan tidak sempurna. Bukan masalah, selagi kamu terus membuat kemajuan meski sedikit demi sedikit saja. 

5. Kenali Keinginan Diri 

Sama seperti ketika lapar, maka segeralah makan. Ketika mengantuk, istirahatlah.

Jika kamu memang tidak sanggup berdiri, tak masalah jika harus duduk sejenak, menarik napas dalam dan minum air putih yang banyak. 

Kita kadang didoktrin untuk selalu semangat, untuk menutupi segala penat. Padahal, menjadi lelah juga bukan sesuatu yang salah. Istirahat dengan baik, merupakan bagian penting dari berporses juga. 

Kenali keinginan dirimu, ingin terus berjalan atau berhenti total. Ingin di sana atau di tempat kamu menetap sekarang.

6. Kurangi Kadar Ambisimu

Hidup, memang terasa hambar tanpa ambisi-ambisi yang disusun rapi. Tapi ingatlah, bahwa hidup bukan hanya soal kerasnya kamu mengejar mimpi. 

Mengurangi kadar ambisi, bukan berarti kita berhenti berusaha untuk merealisasikan apa yang ingin kita capai. 

Tugas kita hanya berusaha semaksimal yang kita bisa, tidak ada paksaan dari siapapun untuk kita selalu sukses meraih apa yang kita susun dalam rencana. 

7. Bersyukur

Mungkin, kalimat tentang bersyukur sudah terlalu klise karena lumrah terdengar pada nasihat-nasihat. Namun kenyataannya memang tidak mudah menerapkan syukur dalam hidup kita.

Baca Juga: 10 Quotes Tentang Rasa Bersyukur

Membanding-bandingkan diri, perihal fisik, finansial dan keadaan lainnya. Fokus pada kekurangan diri, padahal banyak hal dalam diri kita yang bisa dibanggakan. 

Mengeluh mendapat hasil sedikit, tapi sulit bersyukur ketika mendapatkan hasil sesuai ekspektasi.

---

Itulah, 7 cara berdamai dengan diri sendiri. Selamat mencoba terapkan dalam diri, semoga hidupmu menjadi lapang dan bahagia selepas ini :)


No comments:

Post a Comment