Friday, March 5, 2021

5 Cara Melawan Rasa Malas, Kaum Rebahan Wajib Baca!

Ilustrasi Gambar Malas/Pexels/Acharaporn Kamornboonyarush


Yukkata.com
- Jauh sebelum manusia menjadi homocyberius atau manusia internet, juga sebelum munculnya istilah kaum rebahan yang menghabiskan waktunya untuk scroll-scroll instagram, rasa malas memang satu kebiasaan buruk yang susah dilawan.

Nanti 5 menit lagi ...

Katamu selama satu jam mengulang kalimat yang sama dalam hati. Mengulur-ngulur waktu sedikit demi sedikit karena menuruti rasa malas yang menghinggapi diri. 

Rasa malas, rasanya memang menghinggapi semua orang tanpa terkecuali. Hanya saja yang membedakan adalah cara tiap orang menanggapi dan merawat rasa malas itu sendiri.

Ada yang memilih bersikap biasa saja, lalu membiarkan rasa malasnya mati karena tak sempat memberinya makan dan minum sepanjang hari. 

Ada juga yang justru membuatnya tumbuh subur, menjadikan rasa malas itu melekat dalam dirinya. Membuat diri menjadi takut keluar dari zona nyaman dan kehilangan motivasi.

Dampak Rasa Malas Bagi Fisik dan Psikis

Rasa malas ini selain bisa membuat kita kehilangan produktivitas, ternyata bisa memicu penyakit fisik berupa diabetes dan peningkatan gula darah yang dapat memicu penyakit kardiovaskular.

Penyakit kardiovaskular merupakan penyakit yang disebabkan karena gangguan jantung dan pembuluh darah. Hal ini dikemukakan berdasarkan studi tahun 2018 mengenai Cardiovacular Diabetology. 

Ditahun yang sama  International Journal of Behaviour Nutrition, mengemukakan hasil dari sebuah penelitian bahwa rasa malas dapat memicu penyakit psikis juga, berupa stres dan cemas.

5 Cara Melawan Rasa Malas

Masih banyak dampak negatif dari rasa malas, untuk itu perlu rasanya kita meminimalisir agar diri kita bisa menghilangkan kebiasaan buruk tersebut dan agar tubuh bisa sehat baik secar fisik maupun psikis. 

Yukkata.com melansir dari laman wikihow, berikut 5 cara melawan rasa malas yang bisa kamu terapkan dalam kehidupan sehari-hari agar pekerjaanmu bisa cepat selesai!

1. Luruskan Pikiranmu 

Setiap kamu merasakan malas, coba telaah dengan merenung sejenak sebenarnya apa penyebab utama kamu menjadi malas. 

Rasa malas disebabkan bukan karena malas itu sendiri, tapi karena banyak faktor. Bisa karena kelelahan, stres, kurang motivasi, terlalu banyak pekerjaan atau memang karena terbiasa dengan zona nyaman. 

Baca Juga: Teknik Kebersyukuran dan Berpikir Positif

Menemukan faktor penyebab suatu hal bisa menjadi cara efektif untuk mengetahui cara mengatasinya. Bisa saja faktor penyebabnya sederhana dan bisa kamu atasi dengan mudah, ini hanya perihal bagaimana kamu menemukannya. 

Selamat mencari rasa malasmu ya! :)

2. Fokus Pada Permasalahan Sebenarnya

Setelah kamu menemukan masalahmu, mulailah fokus pada pengentasan masalah tersebut. Mungkin tidak sedikit dari kamu yang merasa kesulitan, tapi memang tidak ada cara lain selain mencoba mengatasinya. 

Seperti misalnya, jika kamu malas karena kelelahan kamu bisa meluangkan waktumu untuk bersantai. Sebab setiap orang memang perlu meluangkan waktu untuk yang satu ini, tidak perlu berlibur ke tempat jauh. Kamu bisa menghabiskan waktu sendiri sambil ngopi dan membaca novel-novel ringan atau hal lain yang membuatmu santai. 

Jika kamu merasa terlalu banyak hal yang harus kamu kerjakan, sehingga baru melihatnya saja kamu sudah mual dan lebih memilih bermalas-malasan maka mundurlah selangkah.

Kamu bisa mulai dengan membagi skala prioritas pekerjaanmu, urutkan dari hal terpenting atau termudah yang mesti kamu kerjakan lebih dulu.

Jika kamu merasa kekurangan motivasi, rasanya kamu perlu menempatkan dirimu di lingkungan yang baru, teman baru, kegiatan baru, atau pacar baru juga tidak apa-apa :D 

3. Lihat, Sekelilingmu!

Alam bawah sadar kita sebenarnya lebih peka akan banyak hal, meski sebatas tangkapan visual. Rasa malas kamu, bisa saja dipicu oleh ruangan kerja dengan interior yang membuat bosan berlama-lama di dalamnya. 

Lampu ruangan yang tidak terlalu terang, kamarmu yang berantakan dan bau, meja belajar yang tidak beraturan.

Coba, tarik napas sejenak dan rapikan itu semua sesuai keinginanmu. Kamu bisa mencoba mendekor ruang kerjamu juga jika kamu mau. 

4. Hati-hati dengan Self Talk

Self talk atau bicara dengan diri sendiri memang menjadi salah satu terapi yang dianjurkan untuk pengembangan diri mengenai beberapa penangan masalah mental pada seseorang.

Hanya saja, self talk yang salah memiliki dampak negatif yang luar biasa pada tubuh kita. Hati-hati dengan apa yang kamu ucapkan pada dirimu setiap hendak terlelap, atau tiap kamu bangun pagi. 

Barangkali, tanpa kamu sadari kamu kerap bergumam mengatakan alangkah malasnya dirimu bekerja hari ini. 

Mengubah apa yang kamu katakan pada dirimu, bisa mengubah cara kerjamu juga!

5. Fokus Pada Masa Kini

Kadang, kita kerap terburu-buru menyantap makanan di dalam piring. Tak jarang memakannya dengan tergesa seraya membuka ponsel di atas meja.

Kita kerap, menunggu satu momen selesai hanya untuk momen selanjutnya dalam hidup yang belum terjadi. 

Mulai sekarang, cobalah fokus pada apa yang sedang kita lakukan.

Baca Juga: 10 Quotes Tentang Rasa Bersyukur 

Seperti yang kulakukan sekarang, fokus menulis, hanya menulis, tidak melihat kanan kiri, ponsel dan buku di sampingku biar saja tergeletak hingga ini selesai. 

Fokus pada masa kini bisa mengurangi rasa malas karena kamu akan sadar berharganya waktumu. Jika dirimu mulai kembali ke masa lalu atau mengawang terlalu jauh ke masa depan hingga lupa batas, tarik kembali dirimu yang sekarang sedang duduk membaca ini. 

Memperlambat momen yang sedang kita rasakan sekarang, membuat hidup juga lebih berarti. 


No comments:

Post a Comment